G
N
I
D
A
O
L

LPPM

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) di STIKES Fatima Parepare merupakan unit strategis yang bertanggung jawab mengelola, memantau, dan mengembangkan kegiatan ilmiah serta kontribusi sosial dari civitas akademika.

Sebagai institusi yang bergerak di bidang kesehatan, LPPM STIKES Fatima memiliki peran krusial dalam memastikan bahwa ilmu keperawatan dan kebidanan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga berdampak pada derajat kesehatan masyarakat.

1. Visi dan Fokus Utama

LPPM bertujuan menjadi pusat pengembangan IPTEK kesehatan yang unggul dan inovatif. Fokus utamanya adalah:

  • Penelitian Terapan: Menghasilkan riset yang dapat diaplikasikan langsung dalam pelayanan keperawatan dan kebidanan.

  • Pengabdian Berbasis Komunitas: Memberikan edukasi dan intervensi kesehatan langsung kepada masyarakat Parepare dan sekitarnya.

  • Publikasi Ilmiah: Mendorong dosen dan mahasiswa untuk memublikasikan hasil penelitian di jurnal nasional terakreditasi maupun internasional.

2. Tugas dan Fungsi Pokok

Secara operasional, LPPM STIKES Fatima menjalankan beberapa fungsi penting:

  • Manajerial: Mengelola administrasi hibah penelitian, baik internal kampus maupun hibah dari pemerintah (seperti Kemendikbudristek).

  • Peningkatan Mutu: Menyelenggarakan pelatihan penulisan proposal, metodologi penelitian, dan analisis data bagi dosen.

  • Hilirisasi Riset: Memastikan hasil penelitian dosen dapat digunakan sebagai bahan ajar atau dipraktikkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

  • Etika Penelitian: Mengawasi standar etika dalam penelitian kesehatan agar tetap melindungi hak-hak responden atau pasien.

3. Kontribusi pada Masyarakat

Kegiatan pengabdian yang dikelola oleh LPPM biasanya mencakup:

  • Pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan penyakit tidak menular (PTM).

  • Program pemberdayaan ibu hamil dan balita untuk pencegahan stunting.

  • Pendampingan posyandu dan peningkatan kapasitas kader kesehatan di tingkat kelurahan.

4. Publikasi dan Jurnal

LPPM biasanya mengelola wadah publikasi internal (Jurnal Ilmiah) sebagai tempat bagi para peneliti untuk menyebarluaskan temuan mereka. Hal ini penting untuk menunjang akreditasi institusi dan kenaikan pangkat fungsional dosen.