1. Fokus dan Ruang Lingkup
Kegiatan PkM diarahkan pada pemecahan masalah kesehatan masyarakat dengan tema-tema yang selaras dengan visi institusi, seperti:
-
Pemberdayaan Masyarakat: Edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
-
Kesehatan Ibu dan Anak: Program pencegahan stunting, pendampingan ibu hamil, dan edukasi imunisasi.
-
Pelayanan Kesehatan Gratis: Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan bagi lansia dan kelompok rentan lainnya.
-
Kegawatdaruratan Awam: Pelatihan dasar penanganan kecelakaan atau bantuan hidup dasar bagi masyarakat non-medis.
2. Mekanisme Pelaksanaan
Pelaksanaan PkM dikelola secara sistematis oleh LPPM melalui tahapan berikut:
-
Identifikasi Masalah: Dosen dan mahasiswa melakukan survei atau berkoordinasi dengan Puskesmas/Kelurahan untuk mengetahui kebutuhan spesifik masyarakat setempat.
-
Penyusunan Proposal: Setiap tim pengabdi wajib menyusun proposal kegiatan yang mencakup metode pelaksanaan dan luaran yang ditargetkan.
-
Pelaksanaan di Lapangan: Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan, pelatihan, pendampingan, atau aksi sosial.
-
Monitoring dan Evaluasi: LPPM melakukan pengawasan untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak yang terukur bagi masyarakat.
3. Keterlibatan Mahasiswa
Salah satu ciri khas PkM di STIKES Fatima adalah keterlibatan aktif mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk:
-
Melatih kemampuan komunikasi terapeutik mahasiswa dengan masyarakat.
-
Memberikan pengalaman langsung dalam mengidentifikasi masalah kesehatan di komunitas.
-
Menanamkan jiwa pengabdian dan empati sesuai dengan karakter “Budi Pekerti Luhur” yang menjadi visi kampus.
4. Luaran dan Dampak (Outcome)
Hasil dari pelaksanaan PkM tidak hanya berhenti pada kegiatan fisik, tetapi juga didorong untuk menghasilkan:
-
Publikasi Ilmiah: Laporan PkM diterbitkan dalam jurnal pengabdian masyarakat (seperti Jurnal Pengabdian Masyarakat STIKES Fatima), Prosiding Ilmiah.
-
Media Edukasi: Pembuatan leaflet, poster, atau video edukasi kesehatan yang dapat digunakan kembali oleh masyarakat.
-
Keberlanjutan: Terjalinnya kemitraan antara kampus dengan instansi pemerintah (Dinas Kesehatan) atau organisasi kemasyarakatan.
5. Dukungan Institusi
STIKES Fatima menyediakan dukungan berupa:
-
Pendanaan: Alokasi anggaran internal maupun bantuan untuk akses hibah PkM dari Kemendikbudristek.
-
Fasilitas: Penyediaan alat kesehatan, kendaraan operasional, dan perlengkapan edukasi untuk mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.
