PAREPARE – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan generasi muda, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) STIKes Fatima Parepare menggelar rangkaian kegiatan edukasi kesehatan di sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kota Parepare.
Kegiatan bertajuk “Edukasi Kesehatan bagi Anak dan Remaja” ini melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Semester 3 Program Studi D3 Keperawatan. Program ini dirancang unik karena mengintegrasikan capaian pembelajaran mata kuliah Promosi Kesehatan dengan mata kuliah Teknologi Informasi.


Berbeda dengan penyuluhan konvensional, para mahasiswa mempresentasikan materi menggunakan video edukasi kesehatan yang mereka rancang sendiri. Inovasi ini bertujuan agar pesan kesehatan lebih mudah diserap oleh generasi Z dan Alpha yang sangat akrab dengan media visual.
Materi yang disampaikan mencakup aspek krusial bagi tumbuh kembang anak, di antaranya:
-
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
-
Edukasi cara menggosok gigi yang benar.
-
Langkah preventif dan penanggulangan kekerasan seksual sejak dini.




Ketua Program Studi D3 Keperawatan STIKes Fatima Parepare memberikan apresiasi tinggi terhadap kelancaran kegiatan ini:
“Kami sangat bangga melihat mahasiswa tidak hanya menguasai teori di kelas, tetapi mampu turun langsung ke lapangan dengan inovasi digital. Penggunaan video edukasi adalah bukti bahwa keperawatan modern harus adaptif terhadap teknologi. Kegiatan ini adalah komitmen kami untuk mencetak perawat yang komunikatif dan peduli pada derajat kesehatan masyarakat sejak usia dini,” ungkap Ns. Yunita Palinggi, S.Kep.,M.Kep.
Senada dengan hal tersebut, salah satu perwakilan pihak sekolah yang menjadi lokasi PkM menyatakan manfaat besar dari kegiatan ini:
“Kehadiran tim dari STIKes Fatima Parepare sangat membantu kami dalam memberikan pemahaman kesehatan yang seringkali sulit dijelaskan oleh guru kelas, terutama terkait pencegahan kekerasan seksual. Anak-anak sangat antusias karena materinya dibawakan melalui video yang menarik dan interaktif,” ungkapnya.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi laboratorium sosial untuk mengasah keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri. STIKes Fatima Parepare terus berkomitmen untuk menjalankan misi pendidikan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas, sekaligus memperkuat posisi institusi sebagai pusat pendidikan keperawatan yang inovatif di Sulawesi Selatan.



