G
N
I
D
A
O
L

Ketua STIKES Fatima Parepare: KIP Kuliah Solusi Nyata bagi Mahasiswa Kesehatan

banner 468x60

PAREPARE – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara secara resmi melaksanakan seremoni penyerahan Buku Tabungan Biaya Hidup bagi mahasiswa penerima Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun Anggaran 2025. Acara ini berlangsung khidmat di Auditorium Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) pada Kamis, 8 Januari 2026.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si., kepada perwakilan sejumlah institusi.

banner 336x280

Hadir dalam kesempatan itu, jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Parepare, Ketua STIKES Fatima Parepare Dr. Ns. Henrick Sampeangin, S.Kep.,M.Kes., didampingi Kabag Akademik STIKES Fatima Parepare Ns. Martina Mala, S.Kep.,M.M., serta sejumlah utusan dari beberapa perguruan tinggi lainnya.

STIKES Fatima Parepare sendiri, secara berkala memfasilitasi para mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi untuk dapat mengakses beasiswa KIP Kuliah. Tidak sedikit mahasiswa yang sukses menyelesaikan pendidikannya di STIKES Fatima Parepare berkat dukungan beasiswa KIP Kuliah. bahkan lulusan terbaik STIKES Fatima Parepare tahun 2025 merupakan penerima beasiswa KIP Kuliah.

Ketua STIKES Fatima Parepare, Dr. Ns. Henrick Sampeangin, S.Kep., M.Kes., memberikan apresiasi tinggi atas efektivitas penyaluran bantuan ini. Beliau menyampaikan bahwa program KIP Kuliah memberikan dampak signifikan bagi mahasiswa kesehatan yang memiliki beban studi praktikum cukup tinggi.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada LLDIKTI Wilayah IX atas perhatian yang besar bagi mahasiswa di Parepare, khususnya bagi mahasiswa kami di STIKES Fatima Parepare. Bantuan biaya hidup ini sangat krusial untuk mendukung operasional pendidikan mahasiswa, sehingga mereka bisa lebih fokus menyelesaikan pendidikan profesi maupun akademik tanpa terhambat kendala finansial,” ujar Ketua STIKES Fatima Parepare di sela-sela acara.

Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah melalui Kemendiktisaintek untuk memastikan keberlanjutan pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi.

READ  Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

Dalam penyampaiannya, Kepala LLDIKTI Wilayah IX menekankan bahwa bantuan biaya hidup ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi mahasiswa sehingga mereka dapat lebih fokus dalam meraih prestasi akademik maupun non-akademik.

“KIP Kuliah bukan sekadar bantuan finansial, tetapi amanah negara agar adik-adik mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan menjadi generasi unggul bagi bangsa,” ujarnya.

Pihak Universitas Muhammadiyah Parepare selaku tuan rumah menyambut baik penyaluran bantuan ini. Rektor UMPAR,  Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan LLDIKTI IX yang telah menempatkan UMPAR sebagai salah satu pilar penyaluran program strategis nasional ini di wilayah Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang bertajuk “Penyerahan Buku Tabungan Biaya Hidup Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Tahun 2025” ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa penerima manfaat, dosen, serta tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi swasta di bawah naungan LLDIKTI Wilayah IX.

Dengan diterimanya buku tabungan ini, para mahasiswa kini dapat mengakses dana bantuan biaya hidup secara mandiri melalui bank penyalur yang telah ditunjuk, guna mendukung kebutuhan operasional perkuliahan mereka selama satu semester ke depan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *